Hati Hati di Gunung Cikurai
![]() | ||
| Suasana Hari pertama Tahun 2018 |
Desember Tahun 2017, saya merasa jenuh ketika resolusi tahun 2017 belum tercapai namun 2018 sudah di depan mata, Resolusi yang tiap tahun tak pernah berubah yang salah satunya adalah mendaki Gunung Kerucut di daerah Garut Jawabarat.
Ya Gunung Cikurai, Gunung ini termasuk salah satu yang masuk kedalam BucketList Saya di tahun 2017. Soalnya setiap kali saya bulak balik ke Garut Gunung ini selalu menampakkan ketinggiannya, dan bentuk segitiga sama kakinya selalu membuat saya penasaran kuat ga ya naiknya?.
Sama halnya seperti Gunung gunung yang ada di Garut, Saya memulai Perjalanan dari Kota tempat saya mencari nafkah, Bekasi. Dengan menggunakan Jasa Truk pengangkut sayur dari Pasar Induk Cibitung, ya sudah tak asing lagi bagi para pendaki yang mau mendaki ke daerah Garut yang ingin merasakan sensasi backpacker atau lebih tepatnya ngirit , Bakalan pas kalo berangkatnya dari sini.
Selain ke Gunung cikurai, di Pasar Induk Juga kita bisa mencari tumpangan ke Gunung-Gunung yang lainnya yang ada di Garut seperti Gunung Papandayan, dan Gunung Guntur, harganya relatif lebih murah sekitaran Rp.30.000 s/d Rp.40.000 Saja tergantung kesepakatan kita bersama si supirnya. Untuk ke Gunung Cikurai sendiri saya di minta tarif Rp.30.000.
Berikut Perincian biaya Perjalanan saya.
DESTINASI : GUNUNG CIKURAI, Terletak di daerah Garut Jawabarat dengan ketinggian 2821MdPL Mempunyai 3 Jalur Pendakian, yaitu Bayongbong, Cikajang, dan Dayeuhmanggung meskipun rencana awal saya mau naik lewat cikajang, namun dikarenakan waktu dan kesulitan akses saya naik lewat Jalur Bayongbong yang mana Jalur ini merupakan jalur paling terjal.
TANGGAL : 31 Desember 2017 s/d 01 Januari 2018
MEPO : Pasar Induk Cibitung, Bekasi
Ya saya bersama teman saya berangkat dari Pasar induk menggunakan Kendaraan Truk sayur yang sudah biasa mengantarkan para pendaki ke daerah Garut, selain ke gunung Cikurai, dari sini juga kita bisa di antarkan ke Gunung Guntur dan Gunung Papandayan
Truk disini berangkat kektika tengah malam, Mulai dari Jam 11 malam sampai jam 01 Pagi, Lama perjalanan dari Cibitung Ke Garut Sekitar 4 sampai 5 Jam Perjalanan.
BUDGET : saya disini tidak bisa memastikan dikarenakan Budget bisa berbeda beda tergantung situasi dan kondisi.
Budget Berangkat
Truk sayur Cibitung - Bayongbong : Rp.35000/orang
Ojek Bayongbong-Pamalayan Rp.20.000/orang
Simaksi Basecamp Pamalayan Rp.20.000/orang
Budget Pulang
Angkot Bayongbong-Terminal Guntur 7000/orang
Primajasa Terminal Guntur-Bekasi Rp.55000/orang
RUNDOWN
Jam 00:00 truk berangkat menuju Garut, #Tips carilah tempat senyaman mungkin, cari yang paling dekat ke Kepala Truk karena bisa menahan hembusan angin, gunakan jaket dan obat masuk angin, jangan sampai tumbang sebelum muncak.
Jam 04:00 Tiba di Bayongbong dan langsung di sambung dengan angkutan Ojek
Jam 04:20 Tiba di Pos 1, Pos pendaftaran pamalayan.
Jam 06:30 Memulai Perjalanan, Tips Lakukanlah persiapan seperti peregangan dan isilah perut terlebih dahulu, usahakan tetap safety. Pemandangan yang bakal kita temui adalah jajaran perkebunan kubis, kol, dan kebun kopi. Tingkat kemiringan 20derajat
Jam 08:00 Tiba di Pos 2, Disini terdapat sumber air dan merupakan sumber air terakhir yang bisa kita temui.
Jam 09:00 Kami melanjutkan perjalanan menuju Pos 3, merupakan jalur paling panjang, dan mulai memasuki Kawasan perhutanan. Tingkat kemiringan 50-70derajat siap siap melewati trak curam.
Jam 11:00 sampai di pos 3, terdapat kawasan hutan bekas terbakar.
Jam 12:30 Siang tiba di pos 4, merupakan pos persimpangan antara jalur pamalayan dan jalur citranegara, hati hati ketika turun jangan sampai salah jalur.
Jam 02-00 Kami sampai di Puncak, Ohiya saya tidak sempat menghitung lagi Pos yang telah saya lewati dikarenakan begitu banyak pos bayangan, tapi jalur setelah pos persimpangan sampai kepuncak merupakan jalur termiring, tingkat kemiringan bisa mencapai 80derajat.
Tips.
1.Pastikan Bawa air secukupnya, jangan sampai Kurang, dan jangan samapi lebih.
2.Lakukan Latihan sebelum melakukan pendakian, hal ini dapat mengurangi resiko cedera pada otot dan melatih fisik.
3.Jika melakukan pendakian pada hari hari libur panjang, usahakan ada salahsatu yang melakukan traking lebih dulu untuk mencari tempat terbaik mendirikan tenda. Carilah tempat yang viewnya bagus namun tetap utamakan keselamatan, cari tempat yng agak tersembunyi sehingga tidak terkena angin.
4.Suhu di puncak ketika pagi bisa mencapai 10-15derajat Celsius, jadi gunakan jaket dan sleeping Bag suapaya terhindar dari resiko Hypotermia.
5.Tetap safety dan usahakan punya pendamping yg sudah berpengalaman, Jaga selalu kebersihan karena alam adalah tanggung jawab kita,
SALAM LESTARI

Comments
Post a Comment